Rabu, 02 Agustus 2017

Jungleland, Tempat Wisata Seru Berlokasi di Sentul, Bogor, Jawa Barat

Baru datangi kami disambut pegawai Jungle land, mbak2 berjilbab dengan ID card new world land dengan tanpa senyum maupun basa-basi. Bad first sight. Sedikit berbagi pengalaman saya ke jungle land, Sentul:

1 . Goa buatan dalam di dalamnya berisi replika dinosaurus, bisa bergerak-gerak, walopun terbatas. Masuk goa turun tangga, di dalamnya temaram cahaya, pergi dari goa naik tangga. Hari itu nyata 2 sekolah yang berkunjung, TK lain sudah apa lagi dahulu masuk goa dinosaurus. Otomatis di dalam goa penuh, saya yakin orang pun malas berlama-lama dalam dalam goa. Yang saya heran, kenapa sekolah Teona disuruh antri di belakang TK lain untuk akses ke goa itu pula? Apakah itu wahana wajib? Terus terang, saya ngak minat. Begitu pihak bush land bilang, orang tua/pendamping tidak boleh ikut hadir. Saya protes keras. Putra saya baru 3 1 thaun, mau dibiarkan masuk sendirian. Debat petugas, kan muncul guru2 dan petugas yang berjaga. Mereka itu berbanding berapa banyak anak? Kenapa sekolah sebelumnya orang tua/pendamping boleh ikut masuk? Apabila tau di dalam penuh, untuk apa dipaksa akses? Etc etc yang bikin saya naik pitam. Pegawai berjilbab dengan ID playing card jungle land tadi pun tidak berusaha menengahi, akhirnya petugas yang mengalah kemudian saya pun menang. Lain kali mohon logika awalnya dipake Mbak/Mas.

2 . Petugas di tiap2 wahana kaku dan tidak ada inisiatif. Mau naik wahana A new harus nunggu minimal 4 orang baru bisa dijalankan. Mau naik wahana B ukur tinggi si buah hati, kalo masih di bawah aturan gak bisa main. Padahal mainannya begitu doang dan tentunya didampingi masyarakat tua/pendamping. Jadilah banyak putra yg kecewa. Mau naik wahana C, petugas bilang: “gak beroperasi, bu. Sedang dalam perawatan. ” Mengapa sih ribet banget??? Petugas: “kami hanya menjalankan SOP. ” Seperti selayaknya tempat hiburan keluarga, kalo anak2 yang naik, petugas dalam jaga wahana biasanya luwes menaikkan dan menurunkan si anak. Ini sih enggak, kalo gak saya teriakin ga bakal ditolongin. Tips memperlakukan anak2 beda loh. Ketika wahana dimulai dan ada anak yang ketakutan, petugas bilang gak boleh membantu ‘evakuasi’ dengan alasan mesin tidak bisa berhenti manual. Jadi si buah hati nangis teriak2 hingga game selesai, bagus gak pingsan! Saat berhenti pun, bukannya anak2 yang nangis duluan yang diturunin *tepokjidat. Haduh, kita bayar loh. Kok ribet banget gini ahora 😦

3. Toilet becek dan bau. Udahlah intruksi kurang jelas, jarak lavatory jauh2. Becek dan begu pula. Payah.

4. Kalo mau naik golf vehicle, bayar lagi! Di Ancol, di dalamnya ada kendaraan wara-wiri namanya, yang mengangkut pengunjung dengan gratis dalam satu tempat ke tempat lainnya. Begitupun di TMII, Taman Buah Mekarsari, Taman Safari, dan lainnya. Akan tetapi di jungle land, Member harus bayar (lagi) biar bisa diangkut golf auto. Maaf, biayanya berapa saya gak tanyain, udah ilfeel.

5. Semua wahana dicover harga tiket masuk jungleland masuk kecuali simulasi pilot, bayar lagi. Sendiri Rp. 60. 000, rapid dan yang berdua Rp. 115. 000, -. Biaya tersebut termasuk baju seragam yang dipinjamkan dan simulasi mengendarai pesawat Boeing maupun Airbus (salah satu) selama kurleb 20 menit. Petugas akan menawarkan untuk difoto, bisa ditebus bisa pula tidak. Bila ingin menebus foto dikenakan biaya Rp. 45. 000, - ukuran standar dan Rp. 58. 000, - *CMIIW ukuran lebih besar.

Walopun akses wilayah sentul, Bogor akan tetapi hawanya panas. Butuh berlimpah banyak pohon dan kipas angin. Banyak wahana dalam belum selesai atau gak beroperasi. Kesan saya mengunjungi jungle land? KAPOK! TAK MAU LAGI. Makan hati, ngomel2 untuk protes yang menurut saya gak penting banget mengharuskan masuk goa dinosaurus. Saat Teona key simulasi pilot, akhirnya meraih petugas yang baik. Aku tanya, “jungle land masih kekurangan karyawan ya, no entanto? ” Petugas itu pun menjawab dengan cengengesan. Oh yeah satu lagi kritik saya, kostum pilotnya kan ukuran anak2, masa topi pilotnya ukuran dewasa -_- Mbok ya disesuaikan topinya akan kostumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar